Mencari Cinta
Karya : Ariella
Cinta itu pernah ada di sini
Pernah mekar dan wangi begitu semerbak
Kenapa tiba-tiba ia tiada
Pergi tinggalkan manusia hanya berlumur dosa
Aku muak!
Muak pada udara yang campur mesiu
Muak pada air yang cemar bangkai
Muak pada tanah yang amis merah darah
Aku muak!. Aku sedih!. Sungguh, kita semua perlu cinta : aku, kamu dan dunia
Kucoba jelajah gunung dan lembah
Sibakkan lembabnya halimun senja
Menilik di sela lumut, semak dan pepohonan
Ah, adakah cinta dipucuk- pucuk angkuh menara?
Kucuba meski pencarian seakan tanpa akhir
Di dasar samudra yang tak lagi biru
Di balik kelabunya langit, di suramnya mendung
Di angkasa yang tak lagi cerlang
Aku kuyup
Aku luka
Aku pedih
Aku hilang asa
Aku tak temukan cinta
Aku jatuh. Percuma! Dia telah sirna!
Tapi belaianya masih tersisa
Lembut menyentuhku yang tinggal air mata
Dalam hangatnya pelukan, dalam damainya senyuman, dalam tiap tulus uluran tangan
Untukku, untukmu, untuk dunia!
Di sini kurenungkan pencarianku tidak sia-sia
Cinta itu, ternyata
Masih selalu hidup dalam hati
Ia hanya diam. Bersembunyi.
Menanti dengan sabar sampai kita sadar 'kan keberadaannya
Ini Hanya Sebuah Puisi Rindu
Karya : Ena Sterna
Ini hanyalah sebuah puisi rindu
yang bercerita tentang sebongkah rasa
yang menghantui dan sedikit menyiksa
Hanya mampu tuk berdoa, namun lebih sering berharap
akan sebuah mimpi tuk jadi kenyataan...
Seperti yang kubilang tadi
Ini hanya sebuah puisi rindu
yang bercerita tentang sebongkah rasa
yang menghimpit dada sehingga sulit tuk bernafas
membuatku mengapai-gapai demi sepotong pertolongan
agar bisa melanjutkan hidupku yang tersisa
Karena seperti yang sudah kubilang
Ini hanyalah sebuah puisi rindu
yang bercerita tentang cintaku pada seseorang...
Merasuki Cinta
Karya : Fazmah Arif Yulianto
cinta adalah satu
mustika yang terlindung
oleh selaksa tabir
yang ingin menyaksikan
harus mampu menyibak
kadang yang terkuak adalah taman mawar
mahkota merekah
wangi semerbak
kadang yang terpampang adalah padang gandum
petak-petak gembur
bulir-bulir merunduk
tak jarang tertampak adalah lautan garang
gelap langit
amukan gelombang
tak jarang yang menyeruak adalah padang senyap
gersang
hanya tiupan angin
'menyaksikan' adalah merentang jarak
wajah cinta yang tak tersibak
tak mungkin tercerap
bagi yang merasuki cinta
menyatu dengan denyut jantungnya
tak lagi dapat memilah cinta dengan dirinya
bagi yang melebur dengan cinta
tak lagi bisa menggambarkan cinta
karena cinta adalah Tuhan
yang darinya maujud segala wajah cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar